Minggu, 19 Februari 2012

Semaphore


SEMAPHORE
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam komunikasi kelautan.
1.      Sejarah
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang yang ditugaskan melakukan isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang tingginya sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah semaphore
2.      Semaphore Modern
Semaphore kini menggunakan dua bendera yang berbentuk persegi, yang akan digunakan oleh pengirim sinyal untuk melakukan posisi-posisi yang bisa diterjemahkan menjadi huruf dan angka. Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan dari laut, maka benderanya berwarna merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka bendera akan berwarna biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa digunakan dalam kegiatan kepramukaan berwarna merah dan oranye. Namun sebenarnya warna bendera itu sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan pertanda agar pesan lebih mudah ditangkap.
3.     Penggunaan Semaphore dalam Pramuka
Di Indonesia, semaphore biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka[1]. Biasanya kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam level pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan. Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan semaphore ini pun semakin jarang dikenal orang.[2]
4.     Karakter
Berikut ini adalah simbol-simbol dalam semaphore yang diartikan menjadi huruf dan angka.

 
Untuk membuat sandi angka, sebelum memulai sandi maka harus diawali dengan sandi “Nomor” dan jika ingin kembali membuat sandi huruf maka harus membuat sinyal “J” Beberapa sandi lainnya yang biasa digunakan dalam semaphore adalah;
1.      U-R : berita siap dimulai
2.      K : siap menerima berita
3.      E (8 kali) : error / ada kesalahan
4.      I-N-I : ulangi
5.      A-R : berita selesai
6.      R : dapat menerima dengan baik
7.      A-S : tunggu
8.      M-K : geser kanan
9.      M-L : geser kiri.[4$5D

Tata cara mengirim berita dengan menggunakan
bendera semaphore memiliki aturan baku.Aturan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pengirim berita mengirim kode huruf U-R berulang-ulang untuk menandai bahwa pesan akansegera dikirim.
2. Jika penerima pesan telah siap untuk menerima maka mengirim huruf K. Jika penerima belumsiap mengirim huruf Q.
3.  Jika penerima telah siap, pengirim pesan mengirimkan huruf-huruf isi pesan satu-persatu.Untuk memisahkan setiap kata posisi bendera dipegang bersilang di bawah.
4.  Jika terjadi kesalahan dalam mengirim berita, kirim huruf E sebanyak 8 kali.
5.  Jika setiap perkataan telah diterima dengan baik penerima pesan mengirim huruf C.
6.  Jika pengirim berita mengirim huruf I-M-I dirangkai, artinya penerima meminta kata terakhir di ulang. Ulangi kembali mengirim kata terakhir sebelum diteruskan kata-kata berikutnya.
7. Untuk menyatakan berita telah selesai dikirim dinyatakan dengan huruf A-R. Tunggu sampaipenerima mengirim huruf R yang berarti berita telah diterima dengan baik.
8. Perintah tunggu = AS
9. Geser ke kiri = MK 
10. Geser ke kanan = M L


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar